IPTEK DAB KEJAYAAN KEBUDAYAAN ISLAM

Al-Qur’an merupakan firman Allah yang mengandung berbagai aspek kehidupan, baik aspek hukum, sejarah, aqidah( keimanan), eskatologi,maupun isyarat tentang pengetahuan. Semua itu diperuntukan bagi manusia agar dijadikan pedoman hidup sehingga kehidupannya lebih baik dan mendapat rahmat dari Allah SWT.
Di dalam Al Qr’an ada isyarat ilmu pengetahuan yang perlu digali oleh manusia. Isyarat ilmu pengetahuan itu masih bersifat global sehingga memerlukan kesungguhan manusia untuk meneliti atau melakukan eksperimen untuk dapat menyingkap isi kandungannya. Sebagai contoh ayat Al Qur’an yang berisi isyarat ilmu pengetahuan adalah ayat-ayat berikut:
A. Surat Yunus ayat 101
1. Bacaan surat Yunus ayat 101
Artinya : “Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman. ” (QS Yunus : 101)
2. Isi kandungan
Dalam ayat ini Allah menjelaskan perintah Nya kepada rasul Nya agar dia menyuruh kaumnya untuk memperhatikan dengan mata kepala mereka dan dengan akal budi mereka segala yang ada di langit dan di bumi. Mereka diperintahkan agar merenungkan keajaiban langit yang penuh dengan bintang-bintang, matahari dan bulan, keindahan pergantian malam dan siang, air hujan yang turun ke bumi, menghidupkan bumi yang mati, menumbuhkan tanam-tanaman, dan pohon-pohonan dengan buah-buahan yang beraneka warna dan rasa. Hewan-hewan dengan bentuk dan warna yang bermacam-macam hidup diatas bumi, memberi manfaat yang tidak sedikit kepada manusia. Demikian pula keadaan bumi itu sendiri yang terdiri dari gurun pasir, lembah yang terjal, dataran yang luas, samudera yang penuh dengan berbagai ikan yang semuanya itu terdapat tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah SWT bagi orang-orang yang berfikir dan yakin kepada penciptanya.
Akan tetapi mereka yang tidak percaya adanya pencipta alam ini, membuat semua tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah di alam ini tidak akan bermanfaat baginya.
B. Surat Al Baqarah Ayat 164
1. Bacaan Surat Al Baqarah ayat 164
Artinya : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS Al Baqarah : 164)
2. Kandungan
Dialah yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya untuk keperluan manusia. Sudah seharusnyalah manusia memperhatikan dan merenungkan rahmat Allah yang maha suci itu. Karena dengan begitu, akan bertambah yakinlah ia pada kekuasaan dan keesaan Nya, akan bertmabha luas pulalah ilmu pengetahuannya mengenai alam ciptaan Nya dan dapat pula dimanfaatkannya ilmu pengetahuan itu sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah yang maha mengetahui. Hendaklah selalu diperhatikan dan diselidiki apa yang tersebut dalam ayat ini, yaitu :
1. Bumi yang dihuni manusia dan apa yang tersimpan didalamnya tidak akan pernah habis baik didarat maupun dilaut
2. Langit dengan planet dan bintang-bintangnya semua berjalan dan bergerak menurut tata tertib dan aturan Ilahi. Tidak ada yang menyimpang dari aturan-aturan itu
3. Pertukaran malam dan siang dan perbedaan panjanng dan pendeknya pada beberapa negeri karena perbedaan letaknya, kesemuanya itu membawa faedah dan manfaat yang amat besar bagi manusia
4. Bahtera berlayar dilautan untuk membawa manusia dari satu negeri ke negeri yang lain dan untuk membawa barang-barang perniagaan untuk memajukan perekonomian
5. Allah SWT menurunkan hujan dari langit sehingga dengan air hujan itu bumi yang telah mati atau lekang dapat menjadi hidup dan subur, dan segala macam hewan dapat pula melangsungkan hidupnya
6. Pengendalian dan pengisaran angin dari suatu tempat ke tempat yang lain adalah tanda dan bukti bagi kekuasaan Allah dan kebesaran rahmatnya bagi manusia
7. Demikian pula, harus dipikirkan dan diperhatikan kebesaran nikmat Allah kepada manusia dengan bertumpuk-tumpuknya awan antara langit dan bumi. Ringkasnya, semua rahmat yang diciptakan Allah termasuk apa yang tersebut dalam ayat 164 ini patut dipikirkan dan direnungkan bahkan dibahas dan diteliti untuk meresapkan keimanan yang mendalam dalam kalbu, dan untuk memajukan ilmu pengetahuan yang juga membawa kepada pengakuan akan keesaan dan kebesaran Allah.

AL-QUR'AN DAN ILMU PENGETAHUAN

Tulisan berikut ini merupakan kutipan dari VCD yang aku tonton dan tentunya membuatku kagum dengan apa yg dipaparkan oleh pembicaranya dimana agama yg kita cintai, Islam, mempunyai kitab suci yang merupakan kitab tanda yg paling sempurna yg pernah ada dipermukaan bumi. Judul dari VCD ini adalah Debat Kristologi Terseru : Al Qur’an dan Injil dari Sudut Pandang Ilmu Pengetahuan (4 disk) dengan para pembicara Dr. Zakir Abdul Karim Naik (Presiden Yayasan Penelitian Islam di Bombay, India) dan Dr. William Campbel (pihak Kristen). Acara ini diselenggarakan oleh Persaudaraan Islam Amerika Utara, dihadiri oleh ratusan umat Islam dan Kristen. Untuk lengkapnya tentu aku sarankan kamu tonton sendiri VCDnya.
Namun, pada tulisan ini, aku hanya memaparkan hal-hal yg dipaparkan oleh Dr. Zakir Abdul Karim Naik pada VCD ini, mengenai Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan.
zakir-naik.jpg Dr. Zakir Abdul Karim Naik adalah seorang dokter dengan pelatihan profesional, beliau juga terkenal sebagai orator Internasional yang dinamis tentang Islam dan perbandingan Agama. Beliau sudah biasa menjelaskan pandangan Islam berdasarkan Alqur’an, Al Hadist dan kitab-kitab agama lainnya dan juga menganut pada alasan logis dan kenyataan ilmiah. Beliau sangat termahsyur atas analisa kritisnya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan menantang yg dilontarkan oleh para hadirin pada setiap akhir ceramahnya. Beliau juga telah mengirimkan lebih dari 400 kuliah umum di seluruh dunia, biasa tampil di beberapa program tv satelit dan internasional dibeberapa negara dunia. Dan telah menulis buku tentang perbandingan islam dengan agama lainnya dan juga berperan dalam beberapa simposium dan berdialog dengan beberapa tokoh-tokoh termahsyur dengan kepercayaan yg berbeda-beda.
Al quran yg agung adalah sebuah kitab terakhir yg diturunkan kepada Nabi terakhir Nabi Muhammad SAW, buku apapun juga yg mengaku sebagai wahyu dari TYME harus teruji dalam waktu, sebelumnya dimasa lampau adalah masa keajaiban, Alhamdulillah, Al qur’an adalah keajaiban dari keajaiban, kemudian datanglah masa sastra dan puisi dan baik orang Islam maupun non Islam mengakui Al qur’an yg agung adalah karya sastra terbaik yg pernah ada dibumi, namun sekarang adalah masa ilmu pengetahun dan teknologi.
Mari kita analisa, apakah Al qur’an sesuai atau tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Albert Einstein mengatakan ilmu pengetahuan tanpa agama, pincang agama tanpa ilmu pengetahuan, buta. Al qur’an bukanlah I L M U P E N G E T A H U A N, Ia adalah buku tentang T A N D A, ia buku tentang ayat-ayat dan disana ada 6000 tanda, ayat dalam Al qur’an yg didalamnya lebih dari 1000 uraian tentang ilmu pengetahuan. Seiring dengan berjalannya waktu ilmu pengetahuan bersifat seperti belokan dan berbentuk seperti huruf U.
Dalam buku Dr. William Campbell (pembicara Kristen) yg menulis tentang jawaban buku Dr. Maurice Bukhail ( yg berjudul Al quran dan Injil berdasarkan Sejarah dan Ilmu pengetahuan dia mengatakan ada 2 macam pendekatan, pertama Concordist Approach (pendekatan kesesuaian) yg berarti seseorang mencoba mencari kesesuaian antara kitab suci dan ilmu pengetahuan, kedua dengan Conflict Approach (pendekatan konflik) dimana seseorang mencoba mempertentangkan antara kitab suci dan ilmu pengetahuan.
Namun sepanjang yg diperhatikan Al Qur’an, tidak peduli apakah seseorang menggunakan pendekatan konflik atau pendekatan kesesuaian sepanjang kita berpikiran logis dan setelah penjelasan logis diberikan, tak satu ayatpun dalam Al qur’an untuk dipertentangkan dengan ilmu pengetahuan modern.
Bidang Astronomi
astronomy1.jpg Sejauh yg dipahami Al qur’an dan Ilmu Pengetahuan Modern dalam Bidang Astronomi, para ilmuwan dan ahli astronomi pada awal-awal dekade, mereka menjelaskan bagaimana alam semesta terbentuk, mereka sebut ledakan besar dan mereka mengatakan awalnya ada satu nebula utama yang kemudian terpisah karena adanya ledakan besar yg menyebabkan terbentuknya galaksi, bintang, matahari dan bumi kita berpijak, yg dikenal dengan teori big bang. Informasi ini termaktub dalam kulit pada Al qur’an QS Al Anbiya :30, “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”, bayangkan informasi yg kita peroleh baru-baru ini , Al Qur’an menyebutkan 1400 tahun lalu.
Ketika kita duduk dibangku sekolah kita belajar bahwa matahari mengelilingi bumi, dia tidak bergerak, bumi dan bulan berputar dalam sumbunya, matahari tidak bergerak, sebuah ayat dalam Al qur’an mengatakan pada QS Al Anbiya 33 :
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.“
Alhamdulillah, sekarang ilmu pengetahuan modern membenarkan pernyataan Al qur’an, kata arab yg digunakan dalam Al qur’an adalah kata ‘yasbahun’ yg menggambarkan pergerakan dari tubuh yg bergerak, karena mengacu pada benda angkasa, maka itu berarti bergerak dan mengelilingi sumbu rotasinya, jadi Al qur’an mengatakan bahwa bulan dan matahari bergerak sekaligus berputar mengelilingi rotasinya, Sekarang kita tahu bahwa matahari membutuhkan waktu kira-kira 25 hari untuk menyelesaikan satu kali putaran.
Siklus Air/Penguapan
siklus-air.jpgAl Qur’an menjelaskan siklus Air dengan detail :
- QS. Ath Tariq 11 : ” Demi langit yang mengandung hujan”
- QS. Nur 43 :
“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.”
- QS. Rum 24 :
“ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.”
- QS. Rum 48 :
“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.”
- QS. Az Zumar 21 :
“Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.”
- QS. Al Mukminun 18 :
” Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.”
- QS. Al Hijr 22, QS. Al A’raaf 57, QS. Ar Ra’d 17, QS. Al Furqan 48-49, QS. Fatir 9, QS. Yasin 34, QS. Al Jathiyah 5, QS. Qaf 9 dan QS. Al Waqiah 68-70.
Geologi
geologi.jpgPara ahli Geologi memberitahu kita kalau radius bumi kira-kira 3750 mil dan lapisan yg lebih dalam adalah panas dan cair dan tidak mungkin ada kehidupan disana dan bagian permukaan bumi dimana kita sekarang hidup sangat tipis 1-30 mil dan kemungkinan besar lapisan permukaan bumi ini akan mengalami goncangan, ini disebabkan fenomena lipatan yg menaikkan deret pegunungan dan memberikan stabilitas bagi bumi, Al quran menyebutkannya dalam QS. An Naba’ 6-7 : “Bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan” (6) , ” dan gunung-gunung sebagai pasak” (7), Qur’an tidak menyatakan gunung-gunung menjulang tinggi seperti tiang.
Saat ini kita tahu, gunung memiliki akar-akar yg dalam, ini diketahui pada paruh kedua abad 19 dan bagian luar yg kita lihat pada gunung hanya representasi kecilnya saja, bagian yg tidak kelihatan mirip seperti tiang yg ditancapkan ketanah, yg kita lihat itu hanya puncaknya saja, yg lebih besar di dalam tanah, mirip seperti puncak gunung es, kita hanya bisa melihat bagian atas sebagian besarnya berada didalam air. Berikut pernyataan-pernyataan Al Qur’an tentang ini :
QS Al Ghasiyah 19 : “Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan”
QS An Naziat 32 :“dan gunung-gunung dipancangkannya dengan teguh”
QS. Al Anbiya 31 : “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.”
QS. Lukman 10 : “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.”
QS. An Nahl 15 :”Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,”

profil Aku alias sing buat

Nama Lengkap : DEDY SAPUTRO
Kelas : XII IPA
Sekolah : MA Tarbiyatul Banin
Alamat Rumah : Dk. Pecangaan Ds. Winong Kec. Winong Kab. Pati

Motto: Berjuang sampai untuk kejayaan bersama

Tenaga Didik

Tenaga Pendidik

Untuk menunjang keberhasilan pendidikan serta proses pembelajaran yang efektif, efisien dan produktif maka MA Tarbiyatul Banin telah menyiapkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi akademik dan profesionalisme di bidangnya antara lain :
KH. Ah. Syahri Ismail (Pengasuh Ponpes Al Hikmah)
K.H. Jabir Hasan (Alumnus Pesantren Gontor Jatim)K. Nur Yahya (Pengasuh Ponpes An Nur)Drs.H. Ah. Adib Al Arif, M.Ag (Bhs. Arab, IAIN)
Sukandar, A.Ma (PAI, I Yusuf Hasyim, S.Ag., M.SI (Pascasarjana UIN Jogjakarta)
Dra. Arina Hidayah (PAI, IAINMuhadi, S.Ag (Syariah, UNISSULA)
Nurhadi, S.Pd (Bhs. Indonesia, IKIP)
Sholihati, S.Pd (Bhs. Indonesia, UNNES)
Wahyudi, S.Pd (Bhs. Inggris, UMS)
Hidayatun Ni’mah, S.Pd (Bhs. Inggris, UNNES)
Shodiqin, S.Pd (Ekonomi Akutansi, IKIP)
Sholihul Fuad, S.Pd (Ekonomi Koperasi, IKIP)
Dra. Paini Susiwi (Kimia, UNPAD)Edi Daenuri Yanuar, S.Sains (FMIPA UNIBRAW)
Suparno, S.Pd (Teknik Elektro, IKIP)
Tri Widayati, S.TP (Tehnologi Pertanian, INSTIPER)Wartono, (Diploma Olahraga, IKIP)
Abdul Wahab S.Pd.I (Bhs. Arab UINDjauhar Hilal, S.Pd.I (Bhs. Arab UIN)
Lailatul Fitriyah, S.Pd (Sosiologi, UNNES)
Suwadi, S.Pd (Kimia, UNLAM Banjarmasin)
Suciati, S.Pd (Bhs. Inggris UMK) Hidayatullah, S.Kom (Tehnik Komputer, AKAKOM)
if !supportLists]-->26. K. Muslih Nur (Ponpes) 28. Sri Wahyuni (TU, SMA)

"VISI MADRASAH"

"TERDEPAN DALAM ILMU TERPUJI DALAM LAKU"

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons